Haley's posts with tag: iseng

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag iseng
Photo AlbumTapi (3 photos)Aug 12, '08 4:17 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
AKU GAK MAU DITEMPLOKI LALER IJO KEK GINIIIII... :((

Blog EntryPromosi Wedangansoloraya di Ngenet@CywalkJul 30, '08 9:43 AM
for everyone
Wedangansoloraya, begitu juga Rumah Kenari mencoba njaring wadyobolo para multiplier Solo Raya di event ngenet@cywalk. Dan inilah bentuk promosinya... bandingkan dengan promosi yang dilakukan komunitas pasarsolo... Hihihi...

promosi diperagakan oleh model

Coba yuk mendekat, lihat apa sih tulisan di dinding monitor laptop

Hihihi.... nyuruh join wedangansoloraya ternyata...

Nah, klu yang ini, coba liyat, sama2 pake becak lhooo...

Yuk dideketin, tulisan apa yaaa...

Woeeee... promosi forum jugaaa.... wkwkwkkwkw

Tapi jangan salah, justru karena terlalu orisinil, setiap orang yang lewat pasti nglirik hingga melototin tulisan di laptop itu, bahkan banyak juru poto gak mau ketinggalan motret bentuk promosi "bersahaja" ini... hihihi...

PS. Terima kasih untuk Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor Haristanto, yang sudah memberi tempat strategis buat para kenari, yaitu di sebuah becak di pintu gerbang Bank Mandiri, pusat acara.


Blog EntryBerita Duka...Jun 21, '08 5:25 PM
for everyone
Sungguh sulit mengalahkan diri sendiri
akhirnya kuterima saja kekalahan ini...
hiks..
hiks...

Belanda vs "Belanda" 1:3



Blog EntryJantungku Deg-deganJun 9, '08 4:27 AM
for everyone
Halo halo halo... apa kabar semuanya? Sudah kangen ni dengan kalian semua kawan-kawan yang budiman...  ;)

Sebulan lebih cuman nengok MP dikit-dikit... sementara dunia endonesa berputar semakin gak karuan. Harga pangan yang melejit, kenaikan BBM, kebijakan BLT yang mendidik warga negara jadi pengemis, demonstrasi yang rusuh dan pulisi nggebuki anak negri. Berlanjut beberapa mahasiswa yang mogok makan dan menjahit mulut... Sudahlah nak, carilah jalan lain untuk perjuangan ini  karena nurani pengambil keputusan negeri ini tak lagi mampu melihat dan mendengar aksimu.

Lalu kekerasan lain dan penindasan hak atas nama agama. Sigh... emosi aku setiap kali membaca koran dan melihat tipi. Lha wong orang gak bisa diajak ngomong gitu kok mau diajak rembugan... maunya didengar saja tak mau mendengar, lha mana mereka bisa mikir, bisanya kan main pedang dan tinju saja.

Halah, halah, another sigh...

Alhasil cari hiburan murah meriah deh. Selain berbagai eksperimen di dapur, wiken kemarin habiskan waktu ubah layout kamar. Bed mungilku, rak buku dan peti rotan meja tulisku kutata miring diagonal sudut kamar. Ah, sayang tembok dan atapnya tak bisa kubuat miring. Lumayan juga cukup bikin fresh. ”Weh, engko kowe dadi melu miring lho yen mbok tata miring koyo ngono. ” Demikian komentar masku. Halah, bukannya memang udah rada miring diri inii? Hihihihi...

Lha yang rada menghibur tu ada Euro 2008. Meski tak harus aku begadang tiap malam. Maklum wis tuwek, awakku semplok kabeh yen begadang. Baca sedikit info dari koran pun dah lumayan. Cuman malam ini rada deg-degan. Karena Belanda mo ketemu Italy.

Bukan karena personil tim Azzuri yang cakep-cakep yang bikin deg-degan. Iyah, memang mereka cakep-cakep, kaya raya, terkenal, dipuja... Sementara di tempat lain banyak cowok-cowok yang jelek -- apalagi klo cacat, miskin, gak waras, tanpa masa depan... huh, yang kayak gini kadang membuatku bertanya dalam hati. Adil gak sih Tuhan yang menciptakan manusia begini rupa??

Waduh-waduh jadi dalem ni klo dah diskusikan kebijakan Tuhan. Nah, kembali ke Belanda vs Italy. Aku sih dari dulu kala loyal dengan tim Oranje Voetbal tak peduli kiprahnya mulai suram belakangan ini. Pokoke aku cinta mati sama tim mantan kumpeni ini. Apalagi ini detik-detik terakhir mantan pacarku menunjukkan kiprahnya sebagai pelatih tim nasional. Iyah, itu mantan pacarku yang membuat gol spektakuler di European Cup 1988. Aku masih ingat tendangan maut jarak 30 meter yang dilakukan waktu itu sehingga membawa tim menjadi juara. Alhasil cintaku makin menggebu. Sayang hubungan kami tak mungkin berlanjut. Hiks...

Duh, deg-degan aku menunggu ntar dini hari... meski mungkin aku akan melewatkan saja daripada jantungku copot. Hihihi....

Kalian jagoin siapa?

Foto courtesy Italy Team, from here
Foto coutesy Marco van Basten, from here

Sumber foto disini


Pinginnya sih nulis tentang Solo Batik Carnival yang diadakan hari Minggu, 13/04/08, lalu. Tapi kok malesnya dinomer satukan. Apalagi gak punya foto-foto pendukung. Jadi ini sekilas berita yang aku capture saat acara tersebut, yaitu tentang perbedaan pengawalan artis Titi Kamal dan Mentri Mari Elka Pangestu saat mengikuti arak-arakan carnival (FYI, mereka menaiki kereta kuda, dalam kereta yang berbeda)

Titi Kamal

Mari Elka

Keretanya dikawal 2 petugas DLLAJ dengan menggunakan sepeda motor

Tak seorang pun petugas DLLAJ yang mengawal

Dua orang panitya berbadan kekar berjalan beriring di sebelah kiri kereta, persis dimana Titi Kamal duduk.

Tak seorang pun panitya berbadan kekar yang menyertai

Saat kereta berhenti, panitya berbadan kekar tampak menghalang-halangi orang-orang yang ingin menghampiri Titi Kamal. Mereka hanya bisa memotret dari jarak paling dekat 1,5 meter dan melambaikan tangan pada Titi Kamal.

Tak seorang pun menghalangi masyarakat yang ingin berpotret dekat atau bersalaman dengan Mari Elka


Jadi kesimpulannya?
Hehehe... silahkan simpulkan sendiri-sendiri... :D


Blog EntryPromosi GilaMar 26, '08 7:10 AM
for everyone
Pukul 17.56 WIB
Sesaat setelah memencet tombol OK, di layar hpku terbaca: message sent
Lalu sebuah sms masuk.

"Selamat, Anda dpt bonus FreeTalk 50 menit dr pemakaian hari telp/sms hari ini. Bonus dpt digunakan hari ini s/d pk 18:00 WIB utk telp ke Mentari-IM3-Matrix-StarOne."

WAKS!!!
Bonus 50 menit???
SAMPAI DENGAN PUKUL 18:00???


GUBRAKKKSSS!!!
Mangsudnyah apa cobak????


Blog EntryNggremeng*)Feb 27, '08 4:38 AM
for everyone
Percakapan di dapur, sehabis makan jatah maksi--yang dimakan untuk brunch: sego bandeng dengan sambel bawang puedesss...

"Mbak, ayo traktir."
"Hu uh, hayooo... traktir..." aku ikut2an mbujuki temenku.
"Iya.... traktir apa?" tanyanya nantang
"Hmmm... sate padang ajah!" Sambi
l mbayangke sate padang yang spicy.

"Sate Padang? Klo Oishi Bento mau gak?" Katanya mencoba menawar.
"Emoh ah, ora orisinil. Sate padang ajaa... Kau belum pernah makan kan?" Udah ditraktir, ngeyel lagi.
"Ya deh... nanti ya..." katanya takluk.

Sate padang belum kelakon, masih nunggu sore sepulang kerja.

Jam 11.30-an udah mulai mbayangke cake wortel yang sedep, creamy dan enyak... "Duh, pengen ik... Dimana ya belinya klu disini..."
"Jenny kaliii...." sahut temenku.
"Keknya gak ada deh yg juwal cake wortel di Solo ni."
"Gak ada ya?"
"Halah, gawe dewe ae nanti... tapi males euy..."

Belum kelakon cake wortel.

Jam 13.00 an grenengan lagi dengan temen kerja.
"Keknya enak ni ya makan pasta... Ah, ntar ke Solo Mio cari pasta yg enak."
"Hu uh, kan hari ini gajian..."
*kikikkiki... dasar buruh, makan enak cuman habis gajian ajah*





Detik berlalu, pasta terlupakan. Hujan turun. Lapar. Tak ada kue-kue di hadapan.


"Laper niii... bisa delivery apa ya?"
"Pizza Hut..." usul temenku
"Emoh, gak suka." sambil berlalu kembali ke kerjaan.

Waktu pun berlalu, tak satu keinginan terpenuhi, tapi tak ada kekecewaan, tak pula liur ini menetes sedikit pun, tak pula perut berbunyi keroncongan. Pikiran tentang berbagai makanan lenyap perlahan. Terlupakan.

Hayaaaahhh... aku ini cuman nggremeng!!!

*) Nggremeng (diucapkan dengan E seperti E dalam EmbEr)
adalah istilah Jawa untuk menerangkan perilaku orang yang
sebenarnya tak lapar, tapi yang dalam kurun waktu tertentu (biasanya kurang dari sehari/beberapa jam) selalu mengucapkan keinginannya menikmati makanan tertentu, tapi berubah dengan jenis makanan yang lain meski keinginan sebelumnya tidak terlaksana, dst.

Tambahan:
Ada lagi NGGREMENG yang bermakna ngomong pada diri sendiri dengan ucapan pelan dan mulut hampir tak terbuka. Kata ini diucapkan dengan huruf E menyerupai E dalam sEkarang.



Blog Entry[Iseng] Pagi Ini D'LoydFeb 19, '08 11:02 PM
for everyone
Biasanya pagi hari di kantor, daku lebih suka puter lagu rock, soale bisa memompa adrenalin. Agak siangan, ganti lagu yg rada tenang atau riang. Tapi temen seruanganku cowok rumantis, doi paling suka milih lagu-lagu rumantisnya Ari Lasso, Kahitna, ataupun Jikustik. Paling banter, muter lagu rock klasik yang manis-manis.

Tapi pagi ini aku rada shock mendengar lagu yang dipilihnya. Iramanya ringan, syairnya sederhana, dan memang jadul banget!!! Yeahhh... pagi ini D'LOYD!!! Dan lagu yang dipilih adalah:
Diam-Diam Jatuh Hati
"Ojo ngeyek, lagu ini pernah masuk top forti lhooo..." Katanya saat aku tergelak-gelak mendengar lagu ini.

Sepanjang Lorong yang Gelap
"Nah, klo ini lagu pacarannya babu-babu."


Apa Salah dan Dosaku
"Ini kan sering dinyanyikan Bay, sambil deklamasi." Katanya lagi sambil menyebut nama temenku yg lain yang dulu sering menyanyikan lagu ini sambil tangannya bergaya seperti deklamasi.

Gubrakssss!!!!

Blog EntrySerasa Kebon SendiriFeb 4, '08 12:22 AM
for everyone
Kalau suatu saat aku meninggalkan rumah tempatku makaryo sekarang ini, ini akan menjadi cerita yang akan selalu kukenang... (duileh, kalimat pertamanya kok sentimentil gini...)

Tempatku makaryo bukanlah sebuah tempat yang indah. Malah kadang kala lebih mirip rumah hantu tinimbang rumah manusia (Apalagi kalau masuk ke dalamnya). Lokasinya saja di bagian paling pojok belakang sebuah perumahan bergang buntu. Tetangga sebelah satu-satunya sudah pindah sejak beberapa tahun lalu, otomatis cuman kami penghuni bernyawa di pojokan itu. Tetangga yang lain ada dibelakang kami. Di depan "rumah kami" ada sebuah kebun yang cukup luas. Tidak terlalu jelas siapa pemilik kebun tersebut, mungkin pengelola komplek, mungkin pula perseorangan. Adalah Pak Kirdi, penjaga malam rumah kami yang mengupayakan kebun tersebut sehingga bisa ditanami pisang, singkong, pepaya, sere, dan beberapa tanaman lain. Secara berkala--pada waktunya--Pak Kirdi dan istri akan memanen daun pisang, buah pisang, dan singkong dari kebun tersebut.

Kadangkala, di hari siang panas, pikiran buntet, dan perut lapar keroncongan, pemandangan hijau di depan kantor terasa begitu mengundang dan menggairahkan. Betapa tidak?? Ada pisang, singkong, pepaya... Hingga kejadian yang kutulis berikut, tidak hanya terjadi sekali dua kali.

"Pak Kirdi, minta singkongnya yaaa..."
"Monggo, mendet kemawon." (Silahkan, ambil saja) dijawab sendiri oleh suara pertama
*jabrul* (udah mirip suara nyabut singkong gak?)
*clak... clak...* (udah mirip suara pisau nebas singkong gak?)
"Matur nuwun Pak Kirdi."
"Inggiiiihhh..." Dijawab sendiri oleh suara pertama.
Lalu oleh orang bersuara tersebut, ditanamnya lagi batang singkong yang sudah tak bersingkong... kamuflase. Sambil tersenyum geli masuk ke dalam rumah, bernyanyi kecil, dikupasnya singkong, dipotong-potong, lalu direbus dengan sesendok garam. Ketika mateng, langsung diserbu seluruh penghuni rumah, dinikmati dengan secangkir kupi atau teh anget.

Malam hari, saat Pak Kirdi ngantor, dihidangkan sepiring singkong rebus yang disisihkan dari serbuan penghuni rumah.
"Monggo Pak, pohung godok dari kebun depan..."
Pak Kirdi tersenyum paham sambil nyomot sepotong.

Itu baru satu kasus singkong. Kadangkala aku tak tahan melihat pucuk-pucuk daun singkong yang muda dan tak termanfaatkan. Kuambil berpucuk-pucuk, kubawa pulang, dan jadilah makanan lezat di rumah; gulai daun singkong. Dan di saat membutuhkan, aku mengambil beberapa lembar daun pisang dan beberapa batang serei untuk keperluan masak-memasak. Belum lagi pepayanya yang ranum seringkali menggoda pernghuni rumah yang kepanasen.

Namun, suatu kali, Pak Kirdi pernah kemalingan beberapa tandan pisang. Eitss, jangan main tuduh dulu. Para penghuni rumah ini tak ada yang "berani" mengambil sesisir-pun pisang. Bukan karena takut Pak Kirdi marah, hanya kami tak ingin lebih rakus dari sekedar beberapa batang singkong dan daunnya. Maling beneran lah yang mencuri tandan-tandan ranum tersebut.

Uh, teganya...:((

Blog EntryLagi Bosen Ya Nonton Pilem AjaJan 28, '08 11:46 PM
for everyone
Semingguan ini lagi bosen ngapa-ngapain, termasuk bosen mangsak memangsak... (meski demikian, tiap pagi tetep masak buat seisi rumah). Alhasil, sepulang kerja ya ngabisin waktu buat nonton pilem. Udah 2 tahunan ini hollywood lagi banyak ngluarin pilem horor... uh, males banget ngliat genre ginian. Pilem dar der dor pun males.

Mo ke rental di tengah kota yang rada lengkap koleksinya, kok males yaaa... Rental tetangga gak banyak koleksinya. Akhirnya disitu cuman dapat beberapa pilem yang mengandung unsur sejarah, termasuk Bobby. Alhasil, kluarin aja koleksi lama, tonton lagiii...

1. Seven Samurai, Akira Kurosawa, 1954
Salah satu film monumentalnya Akira Kurosawa. Tentang 7 samurai yang "menyelamatkan" sebuah desa dari serbuan perampok. Masih hitam putih, panjang 3 jam, tapi detil dan (menurutku) tak membosankan.


2. Wuthering Heights, Peter Kosminsky, 1992
Based on novel by Emily Bronte, yang ditulis 1847. Yang main Juliette Binoche dan Ralph Fiennes (dua-duanya juga pernah main di English Patient). Tentang passion dan cinta yang tak kesampean, dan akhirnya menjadi dendam dan menghancurkan kedua-duanya, dan orang-orang disekitarnya. Udah kutonton 3 -4 kali mungkin yaaa... Duh, seandainya bahasa Englishku gak cekak, dan aku bisa baca novelnya, pasti luar biasaaa... nyastra banget!!!


3. Lock Stock and Two Smoking Barrels, Guy Ritchie, 1998
Pileme bojone Madonna ini sangat menarik, menurutku. Udah kutonton 2 kali. Tentang 4 sekawan yang "berperang" dengan gangster untuk "menyelamatkan" harta 25.000 pounds mereka. Meski ploat-nya agak mbolak-mbalik di awal, tapi pilem kriminal ini penuh dengan guyonan yang cerdas. Sayang, ending yang terbuka membuatku agak gagap... (dasar naturenya penonton sing ra cerdaaassss...!!!)


4. Something's Gotta Give, Nancy Meyers, 2003
Hihihi... ini pilem komedi romantis. Pilem enteng banget gak pake mikir. Tokohnya bukan dimainkan aktris muda, tapi empok Diana Keaton dan Om Jack Nicholson. Meski dah nonton 2-3 kali, tetep aja masih bisa bikin ngakak!!!

Duuuhhh... kasian deh gue, koleksinya mpe ditonton 2-3 kali... gak punya koleksi baru. Hiks... Pokoke tunggu aja dua bulan lagi, ku mo balas dendam di Pasar Kota Kembang - Bandung, buat nggasak DVD bajakan yang aku blum punya...

Bajakan??? Hihihi... iya, gak boleh protes!!! Mengkonsumsi DVD bajakan adalah implementasi dari sebuah ideologi!!!

Blog EntryIKLAN: Juwal PerempatanDec 10, '07 5:20 AM
for everyone
Seorang temen yang tak perlu kusebut namanya berencana ke Himalaya Maret tahun depan. Denger kek gitu rasa hati meraung-raung deh...
Huwaaaa... India dan Nepal!! Dua negara eksotis yang sangat ingin kukunjungi sejak lamaaa...

Temen tadi: Ikut yuuk...
Aku: Iya, tapi sik, aku juwal perempatan Gladag sik...


Ayo, sapa mau beli perempatan Gladag??? <-- termasuk gapura dan retjonya
- Lokasi strategis di tengah kota Solo
- Bernilai historis dan kaya simbol budaya
- Investasi yang sangat menguntungkan

Penawaran harga dengan sistem amplop tertutup.
Silahkan hubungi akyuuu...
Ayo segera, buat sangu ke Himalaya niiii!!!


*kabur sebelum dituntut walikota Solo*

Photo AlbumSpider (NOT) man (4 photos)Sep 25, '07 3:03 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Salah satu rutinitas pagiku sekarang ini cepet2 buka harian Kompas sisipan Jawa Tengah, cari kolom komik Spiderman. Hahaha... Ternyata menyenangkan juga baca komik secara bersambung, tiap hari kita jadi nunggu2, klo habis baca kita jadi deg-degan, "Besok gimana ya ceritanya... Aduh, berhasil gak ya dia... dlsb". Beda kan kalau kita baca satu buku sampe habis.

Klo poto dibawah ini sih Spider (NOT) man, kuambil di halaman depan rumah.

Photo AlbumRecycled Clothes (3 photos)Mar 2, '07 8:51 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ini hasil kerja iseng ajah. Tadinya aku punya rok jeans panjang 7/8 kaki dengan model pias. Rok itu kubeli sekitar 4 tahun lalu dengan harga yang murah. Cuma Rp 25.000,-. Lama-lama aku bosen, apalagi aku kelihatan kayak kurungan klo pake rok terlalu panjang. Pingin ku make over, tapi masih gak ada ide. Nah, bulan lalu ketika aku punya selembar selendang tenun lurik Pedan yang kubeli dengan harga Rp 15.000,- ide pun muncul.

Kubawa rokku dan tenun lurik ke tukang jahit karena aku gak cukup terampil menjahit (meski pernah mbuat piyama sendiri). Kuminta rok itu dipotong sebatas pinggul, lalu mengikuti pola yang sudah ada, bagian pinggir kanan kiri diganti dengan kain tenun. Panjang rok dikurangi. Lalu sisa kain tenun dan potongan rok bahan jeans yang tipis itu dibikin blus tanpa lengan dengan aksen lurik di bagian depan dan belakang. Mengikuti desain yang sudah kugambarkan.

TRAAAAAATTTAAAAAAAAA.... jadilah setelan baru!!! Wah, klo gini, aku mo ngimpi (lagi) jadi desainer dan punya butik niii... kekeke...

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help