Blog EntryPerempuan HalimunDec 3, '07 4:04 AM
for everyone
Keseharian perempuan wilayah Halimun adalah sawah, ladang dan rumah.Di sawah dan ladang mereka bekerja bersama lelaki dengan pekerjaan selayaknya lelaki bekerja:

mencangkul, menyiangi rumput, panen dan mencari ikan.







Di rumah, lebih banyak lagi pekerjaan dilakukan--tanpa lelaki: mencari air, memasak, mencuci, membersihkan rumah, mengurus anak, dan menyiapkan kebutuhan suami. Bangun pagi saat mentari belum menyapa bumi. Lelaki masih terlelap selimutan. Saat sibuk di dapur menyiapkan nasi. Lelaki bangun lalu merokok sambil minum kopi.

Ke sawah mencangkul, balitanya turut, “Jangan nakal ya nak, main-mainlah di sawah, sementara ibu bekerja.”




Perempuan Halimun bekerja setara dengan lelaki. Perempuan Halimun terlibat dalam reriungan desa, tapi bicara setelah lelaki dan “mengamini” keputusan lelaki. Perempuan Halimun bekerja setara lelaki, tapi mengambil keputusan mengikuti kata lelaki.

Perempuan Halimun... powerful, but also powerless...

Foto-foto aktivitas perempuan diambil Haley di Kampung Ciomas, Desa Ciusul, Kecamatan Cibeber, Kab. Lebak.

33 CommentsChronological   Reverse   Threaded
sumbanese wrote on Dec 4, '07
kontradiksi banget ya..!! kewajiban setara bahkan lebih perempuannya..wong yang nanganin urusan domestik perempuan lagi....tapi haknya enggak setara...!!! masih panjang ternyata perjuangan perempuan menuju kesetaraan (guna mendapat hak yang setara dengan kaum lelaki)!!
iniaku wrote on Dec 4, '07
hebat ya perempuan halimun
oetjipop wrote on Dec 4, '07
lelakinya ngapain aja nih??

shedariy wrote on Dec 4, '07
wanita memang hebat, dimanapun dia berada......
cutyfruty wrote on Dec 4, '07
Aku ngelihat di berbagai etnis, menurutku selama ini yang malah egaliter adalah suku Dayak. Laki-laki dan perempuan kerja di ladang atau hutan. Laki-laki dan perempuan kerja untuk domestic work. Jadi jangan kaget kalau melihat laki-laki Dayak nggendong bayi, masak dsb. Atau perempuan Dayak mengemukakan pendapat dalam rapat adat.
upik2806 wrote on Dec 4, '07
duh...jobdesk perempuan halimun banyak dan berat ya
hebat deh mereka....
dwakkary wrote on Dec 4, '07
aku juga ngerasain kok kalo perempuan pekerja dan sekaligus ibu rumah tangga berat banget kerjaan ya... memang sih nggak seberat perempuan halimun
elsyesjournal wrote on Dec 4, '07
hebatt bangetttt.....salutt
niezniez wrote on Dec 4, '07
"Hebaat..moga amalan mereka dicatat oleh Allah swt,sebagai bekal di Akherat nanti,amiin :)"
indolondo wrote on Dec 4, '07
mbak dirimu sama hebatnya dengan perempuan Halimun, salut buat postingan yang ini, perempuan memang hebat !!
phitree wrote on Dec 4, '07
aduh, mana ada yang lagi hamil pula ...
wlzone wrote on Dec 4, '07
Harusnya kita lebih bersyukur yah ngga perlu kerja seberat itu :)
maknyaabel wrote on Dec 4, '07
mbak, aq jadi inget tempat aq KKN dulu, perempuan-perempuannya perkasa-perkasa kayak perempuan Halimun ini, sementara lelakinya kebanyakan di warung kopi, bertaruh dan ngobrol...
sampe-sampe sewaktu teman-teman KKN ku yang pria-pria kami tugaskan ngambil air dipancuran, dimarahi oleh ibu-ibu disana, karena kebiasaan mereka yang bekerja itu perempuannya :(
jejakkakiku wrote on Dec 4, '07
hidOp mbak heley!!
elkaje wrote on Dec 4, '07
Perempuan Halimun bekerja setara dengan lelaki. Perempuan Halimun terlibat dalam reriungan desa, tapi bicara setelah lelaki dan “mengamini” keputusan lelaki. Perempuan Halimun bekerja setara lelaki, tapi mengambil keputusan mengikuti kata lelaki.
enggak gitu Yu..
Perempuan halimun bekerja lebih dari para Lelaki!

Hidup perempuan!
karena...
perempuan melahirkan kehidupan
banyumili wrote on Dec 4, '07
bagus sekali tulisan & foto2nya Yu....
antyharton wrote on Dec 4, '07
This is a man world, where women has nothing to say, they are just part of the furnitures or tools, society and religions don't help either, put more pressure on women.
Men who can not respect women are men who don't deserve to be born, because they were born from women's wombs.
Thank you for sharing this story.
fitrids wrote on Dec 4, '07
Hidup..perempuan Indonesia .. ;))
antyharton wrote on Dec 4, '07
Laki-laki dan perempuan kerja untuk domestic work. Jadi jangan kaget kalau melihat laki-laki Dayak nggendong bayi, masak dsb.
Oh so my husband must be a Dayak person ....:-D
difla wrote on Dec 4, '07
keperkasaan yang dibalut kepasrahan..
3astwest wrote on Dec 4, '07
kiriain halimun julukan buat hamil mba hihihihihihi......
wanita indonesia memang kuat dan huebaaattt !! (two tumbs up)
yenisfamilyblog wrote on Dec 4, '07
Wanita indonesia memang Top..
cutyfruty wrote on Dec 5, '07
Oh so my husband must be a Dayak person ....:-D
Kalau laki-laki Eropa sudah biasa ya mengerjakan domestic work. Kata bojoku....European men have lost everything...we have lost our power....even now....we loose our remote control since we are married.....ha....ha...ha....
antyharton wrote on Dec 5, '07
even now....we loose our remote control since we are married.....ha....ha...ha....
wha ha ha ha ha that is hilarious.....
I don't agree with feminist's movement because men and women have certain things that one can do better than the other, what we need to do is work side by side, support each other and RESPECT each other.
ninaharada wrote on Dec 5, '07
inget puisi jaman smp gak hal?
perempuan-perempuan perkasa ......
itasulthani wrote on Dec 6, '07
Kaum lelaki nya ngapain aja? *panas baca nya*
haleygiri wrote on Dec 7, '07
Bener banget mbak, dan yang seperti ini sebenarnya terjadi di banyak tempat, bahkan di perkotaan dan pada orang-orang yang berpendidikan. Dan mungkin secara tak sadar aku pun memposisikan diri dibawah lelaki...
haleygiri wrote on Dec 7, '07
Lelakinya kerja di sawah. Klo pas gak tanam ya kerja di Pongkor (penambagnan emas), jadi buruh/kuli atau berdagang.
haleygiri wrote on Dec 7, '07
mbak ani memang hebat!!!
haleygiri wrote on Dec 7, '07
banget!
haleygiri wrote on Dec 7, '07
sayang aku gak jadi dapet orang dayak yaaa... wakakakak
haleygiri wrote on Dec 7, '07
Bener, berat! Dan gak bisa cari asisten buat membantu di rumah. :D
jengira68 wrote on Dec 19, '07
I do fall in love with your home page mbak...
you described everything so lovely
indispeakcable...(alias saya nggak bisa berkata2 kerena cerita mbak haley, woooow..)
pls do no blame me if i very often opening your page mbak..
matur suwun...matur suwun....
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help