

Keseharian perempuan wilayah Halimun adalah sawah, ladang dan rumah.
Di sawah dan ladang mereka bekerja bersama lelaki dengan pekerjaan selayaknya lelaki bekerja:
mencangkul, menyiangi rumput, panen dan mencari ikan.


Di rumah, lebih banyak lagi pekerjaan dilakukan--tanpa lelaki: mencari air, memasak, mencuci, membersihkan rumah, mengurus anak, dan menyiapkan kebutuhan suami. Bangun pagi saat mentari belum menyapa bumi. Lelaki masih terlelap selimutan. Saat sibuk di dapur menyiapkan nasi. Lelaki bangun lalu merokok sambil minum kopi.
Ke sawah mencangkul, balitanya turut, “Jangan nakal ya nak, main-mainlah di sawah, sementara ibu bekerja.”


Perempuan Halimun bekerja setara dengan lelaki. Perempuan Halimun terlibat dalam reriungan desa, tapi bicara setelah lelaki dan “mengamini” keputusan lelaki. Perempuan Halimun bekerja setara lelaki, tapi mengambil keputusan mengikuti kata lelaki.
Perempuan Halimun... powerful, but also powerless...
Foto-foto aktivitas perempuan diambil Haley di Kampung Ciomas, Desa Ciusul, Kecamatan Cibeber, Kab. Lebak.